Logo PT Wijaya Chemcon Indo
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-19)

Crack Injeksi (Injeksi Keretakan)

Injeksi beton adalah metode perbaikan struktur dengan cara menyuntikkan material cair (resin/grout) ke dalam retakan, rongga, atau pori-pori beton menggunakan tekanan tertentu. Tujuannya adalah untuk:

  • Mengisi dan menutup retakan
  • Mengembalikan kekuatan struktur
  • Menghentikan kebocoran air
  • Meningkatkan durabilitas beton

Keunggulan Metode Injeksi

  • ■ Tidak perlu pembongkaran besar (non-destruktif)
  • ■ Memulihkan kekuatan struktur (epoxy)
  • ■ Menghentikan kebocoran secara efektif (PU)
  • ■ Cepat dan efisien
  • ■ Bisa diaplikasikan pada area sulit dijangkau
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-19)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-19)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-19)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-19)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-20)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-20)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-20)
Crack Injeksi Resin — dokumentasi aplikasi di lapangan (slide p-20)

Keretakan Stuktur sering disebabkan oleh:

  • ■ Desain kurang tepat (under design)
  • ■ Kualitas beton rendah
  • ■ Pembesian tidak sesuai
  • ■ Beban berlebih / perubahan fungsi bangunan
  • ■ Penurunan pondasi
  • ■ Korosi tulangan
  • ■ Gempa atau getaran

Material epoxy untuk injeksi harus memenuhi standar berikut:

  • ASTM International – ASTM C881
    Spesifikasi epoxy resin untuk perbaikan beton (bond strength, viskositas, kekuatan mekanik)
  • American Concrete Institute – ACI 224.1R
    Panduan evaluasi dan perbaikan retak beton
  • American Concrete Institute – ACI 503R
    Penggunaan epoxy dalam perbaikan struktur beton
  • International Concrete Repair Institute – ICRI Guideline 03730
    Metode aplikasi injeksi retak

Material epoxy yang baik biasanya memiliki karakteristik:

  • ■ Tipe: ASTM C881 Type IV / V (untuk bonding struktural)
  • ■ Viskositas rendah: ± 100 – 900 cps → mudah masuk retakan kecil
  • ■ Kuat tekan: > 60 MPa
  • ■ Kuat tarik: tinggi (lebih kuat dari beton)
  • ■ Bond strength: > kuat tarik beton (substrate failure)
  • ■ Shrinkage: sangat kecil / non-shrink
  • ■ Pot life: 20 – 60 menit (tergantung suhu)
  • ■ Waktu curing: ± 24 jam (awal), full strength 7 hari

KONSULTASIKAN KE KAMI

PT. Wijaya Chemcon Indo
+62 811-8113-3330
perkuatanstruktur.com · wijayachemcon.com
wijayachemcon.com@gmail.com

OFFICE 18
Jl. TB. Simatupang No. 18 Lt. 21
Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta